
Saat aku kelas 2 SMA, aku pernah menulis cerpen berjudul Lonceng Kematian. Paragraf pertamanya dimulai seperti ini: Sepertinya malam telah menelan keramaian kota. Kengerian tercipta[…]

Di perantauan, tak ada yang lebih merindukan daripada mendengar suara ibu mengoceh dari dapur sambil memasak, sementara aku masih meringsek di balik selimut. Saat itu,[…]

Di tanah asing ini. Bandung. Rindu. Pilu. Berjarak padamu bukan suatu ketenangan. Perpisahan darimu dimulai dari hal-hal yang tak kuinginkan, kemudian kita pergi sendiri-sendiri. Meraih[…]

Hai, namaku Mahesa. Mungkin dia namanya Matahari. Aku melihatnya di antara puluhan novel remaja yang tertata apik di toko buku. Berdiri anggun, tingginya tak lebih[…]

Jika ada satu film yang pernah kutonton di bioskop sampai 6 kali (atau lebih, ya), itu adalah LA LA LAND. Dari sejak menit-menit awal, aku[…]

Bagaimana jika kamu menjual semua aset, meninggalkan semua yang telah kamu capai, dan memilih untuk pergi ke Himalaya. Inilah 5 Hal yang Dapat Kamu Pelajari[…]

Setelah seharian penuh dengan aktivitas, kita tentu saja menginginkan tidur yang cepat dan berkualitas di malam hari. Namun, bagi sebagian orang tidur cepat itu ternyata[…]

Jika kamu merasa tersesat saat menggapai mimpi, mungkin buku ini cocok untuk kamu baca. Inilah 5 nasihat yang dapat kamu pelajari dari buku The Alchemist.[…]

Mari kita mulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan: “Pernah nggak sih kamu merasa gagal dalam hidup ini?” Jika pertanyaan ini kamu kembalikan kepadaku, aku akan[…]

Jogja, sore hari. Dari segala tempat yang pernah jadi kenangan, mungkin satu tempat yang akan selalu kuingat adalah tempat fotokopian di Jalan Kaliurang. Fotokopian ini[…]
© 2026 Haris Harsono. Created for free using WordPress and Kubio